breaking news New

Bali & Beyond Travel Fair 2024 Bakal Digelar 12-14 Juni

Bali & Beyond Travel Fair 2024 Bakal Digelar 12-14 Juni  Sumber foto: Eko Sulestyono/www.travelklik.com.

Travelklik - Bali, Bali & Beyond Travel Fair (BBTF), pameran tahunan terkemuka di Indonesia, kembali diselenggarakan pada tanggal 12-14 Juni 2024 untuk edisi ke-10. Mengangkat kekayaan dan keragaman industri pariwisata Indonesia dikancah international, BBTF bakal mempertemukan para pemangku kepentingan utama, pakar industri, profesional perjalanan, dan penggiat pariwisata dari seluruh dunia di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua - Bali.

Gelaran BBTF tahun ini mengambil tema “Exploring & Experiencing Sense of Indonesia’s beauty”.

"Komitmen kami untuk mempromosikan dan melestarikan destinasi telah mendapat respon positif dari para pemangku kepentingan, termasuk para pelaku pariwisata nasional dan internasional yang telah memperbaharui kepercayaan mereka terhadap kemampuan BBTF untuk menghasilkan dampak yang produktif dan mendukung pengembangan pasar mereka" kata I Putu Winastra, Ketua Komite BBTF 2024 sekaligus Ketua ASITA Bali.

"Kami menargetkan 400 buyers dari 51 negara untuk bertemu dengan 250 sellers dari seluruh Indonesia dan mengambil kesempatan untuk temu bisnis dalam ajang trade fair. Kami telah membuka pendaftaran secara online dan hingga hari ini kami telah menerima 125 sellers dari 7 provinsi (Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Bali) dan 190 buyers dari dalam dan luar negeri yang telah mendaftar yakni 39 Negara diantara yaitu dari Indonesia, India, Spain, Belgium, Turkey, UAE, South Africa, Nigeria, Germany, Italy, UK, France, Australia, China, Japan, Netherlands, Canada, USA, Singapore, South Korea, dan lain-lain," ujar Winastra menambahkan.

Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 12-14 Juni 2024 di Bali International Convention Center (BICC) dengan dihadiri oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Luar Negeri, Bali Tourism Board, dan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies - ASITA Bali.

Kepercayaan para pelaku pasar utama terhadap penyelenggaraan BBTF juga ditunjukkan dengan kehadiran operator hotel ternama seperti Marriott International group, Archipelago International group, Accor, Ubud Hotel Association (UHA), Swiss-Belhotel International, Melia Hotel International, Hotel Indonesia Group, Louvre Hotels Group, Kempinski Hotels Chain, dan masih banyak lagi perusahaan-perusahaan terkemuka dan asosiasi sebagai seller.

Tahun ini beberapa industri baru yang terintegrasi dari BUMN seperti Bali International Hospital akan bergabung dengan BBTF - juga pertama kali seperti Pemerintah Kota Surakarta, lalu juga F&B Operator seperti Taurus Gemilang, Beach Club seperti Potato Head, Canna Bali, dan peserta pameran Indonesia yang menarik lainnya yang sebagian besar merupakan repeater seller dari BBTF di tahun sebelumnya - baik dari Pemerintahan maupun industri.

Menanggapi tren pasar, BBTF akan menampilkan dan mempromosikan produk pariwisata berkelanjutan untuk masa depan yang bertanggung jawab, wisata alam, wisata pedesaan dan wisata gastronomi. Selain itu, fokus utama juga diberikan pada kesehatan, dengan menekankan pada pertumbuhan industri pariwisata kesehatan dan medis saat ini serta pariwisata berbasis komunitas. 

"Kontrak bisnis yang dihasilkan dalam satu tahun selama acara B2B kami mencapai Rp6,7 triliun pada tahun 2023, menunjukkan peningkatan sebesar 29,7 persen dibandingkan dengan Rp5,2 triliun yang dihasilkan pada tahun 2022. Sebuah kemajuan yang sangat menjanjikan yang diharapkan akan terus meningkat di bulan-bulan mendatang. Sehingga pada tahun ini kami menargetkan Rp 8,1 triliun kontrak bisnis dihasilkan dari event ini," tandasnya.(Kontributor: Eko Sulestyono)